الأربعاء، 16 يناير، 2013

laporan inventarisasi hutan mangrove di pantai ringgung








INVENTARISASI HUTAN MANGROVE DI PANTAI RINGGUNG
(Laporan Manajemen Hutan Mangrove)



Oleh :

Arantha Sabilla (10140810  )
Ardiyansa Dwi Saputra (1014081054)
Anisa Kurnia (10140810  )
Frans Hamonangan (10140810  )
Hendra (08140810  )
Novia Ariyantina (10140810  )
Ravin Olivi (10140810  )










FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS LAMPUNG
BANDAR LAMPUNG
2012







I.     PENDAHULUAN



A.  Latar Belakang

Hutan mangrove adalah komunias vegetasi hutan tropis dan subtropis yang didominasi oleh beberapa pohon mangrove yang mampu tumbuh dan berkembang di daerah yang berlumpur.

Fungsi dari hutan mangrove sendiri yaitu sebagai tempat penyedia makanan dari fauna-fauna dan juga tempat tinggal (­menyediakan planton-planton yag nantiya menjadi sumber makanan kepiting , ikan , udang dan hewan laut lainnya), penahan laju angin topan yang datan dari laut menuju ke darat. Dan berbagai fungsi hutan mangrove lainnya yaitu :
1.      Fungsi ekologi sebagai tempat tumbuh dan berkembang biak fauna hutan mangrove
2.      Fungsi sosial ekonomi untuk mengutamakan kesejahteraan masyarakat sekitar dan hasil hutan mangrove dapat bernilai
3.      Fungsi titik yaitu sebagai pelindung abrasi, pencegah intrusi, pencagah limbah organik, mencegah garis pantai dan tebing, sebagai daerah pencari makanan, dan menahan lumpur dan menangkap sedimen.

Manfaat hutan mangrove yaitu:
1.Perlindungan pantai dari erosi, angin dan ombak
2. Megurangi efek angin puyuh dan badai terhadap pantai
3. Naungan dan habitat baagi berbagai kehidupan terutama burung
4. Menyediakan unsur hara dan mengurangi berbagai polusi
5. Menahan aliran sedimen dan erosi

Berbagai macam fauna yang hidup di hutan mangrove yaitu bangau, burung raja udang, elang laut, camar, layang-layang, sriti, baung, bandeng, buaya muara, bandeng, nasaus larvatus, macaca fasucularis dan lain sebagainya

B.  Tujuan

Adapun tujuan dari praktikum ini yaitu : untuk menginventarisasi, mengeditifikasi, dan penanaman beberapa jenis mangrove yang hidup di Pantai Ringgung.
                             






































II.    METODE PRAKTIKUM



A.  Alat dan Bahan


Adapun alat dan bahan yag digunakan pada praktikum kali ini yaitu :
Alat : Chiristen hipsometer, pita ukur, golok, roll meter, alat tulis, pisau, kompas. Bahan : Tally sheat, buk panduan mangrove, buku panduan ekologi hutan, dan alkohol.

B.  Metode Praktikum

Adapun cara kerja dari praktikum kali ini yaitu :
1.      Menyiapkan alat-alat yang diperlukan, membuat plot ukur 20x20m, 10x10m, 5x5m, dan 2x2m dengan menentukan garis kountur dengan kompas,
2.      Selanjutnya mengidentifikasi pada fase pohon di plot 20x20m, fase tiang 10x10m, fase pancang 5x5m, dan fase semai 2x2m
3.      Pengukuran diukur keliling fase pertumbuhan (batang), jenis spesies, tinggi, jenis perakaran dan dicatat ke tally sheat
4.      Selanjutnya melakukan penanaman mangrove
5.      Seterusnya  membuat laporan






























LAMPIRAN












Gambar 1. Buah mangrove                             Gambar 2. Kulit batang mangrove

Gambar 3. Bibit mangrove                              Gambar 4. Akar mangrove



Gambar5.  Tipe perdaunan mangrove             Gambar 6. Mengukuran tinggi pohon

Gambar 7. Pengambilan kulit kayu                 Gambar 8. Pengambilan data plot

ليست هناك تعليقات:

إرسال تعليق